andaikan saja, tidak!

..sesekali dilihatnya lagi sebuah benda yang sangat disayanginya tergolek mati, raut mukanya serasa ingin memungut dan membersihkannya kembali..namun tak bisa. matanya pun sembab karena terlalu lama menangis menyesali kejadian yang tak pernah ia pikirkan sekalipun dalam hidupnya, “kenapa harus aku..” mungkin begitu pikirnya, seketika ingatannya kembali ke kejadian beberapa saat lalu..
“adek kecil…ngapain kamu disini sndirian?, mamamu kemana?”, seorang wanita yang sedang memoles lipstick pada make-upnya yg tebal mencoba bermanis-manis dengan bocah tersebut, namun percuma ..bocah kecil itu masih terus berjalan melewatkan panggilan kasih sayang yang seharusnya ia dapatkan setiap hari..,
“mamaaaa…”, teriakannya memecah hiruk pikuk keramaian yang kebanyakan dipenuhi oleh wanita separuh baya. kontan saja semua mata tertuju…namun hanya beberapa detik, mereka pun kembali asyik dengan ‘kesibukannya’ masing-masing..
tak lama kemudian dunia serasa berputar, semuanya terasa redup..
diantara letih dan lelahnya, tepat sebelum semuanya menghilang ia masih bisa mengeja sepenggal kata..

J..A..R..A..K…

“Silly!!!, kemana saja kau… cepat masuk kedalam, banyak tamu yang datang!!
teriakan ‘ibu’ barunya menghentikan ingatan 19 tahun silamnya…
“huff…”, sambi beranjak pergi ia pun masih sempat berbisik, “andai saja…”

Advertisements

12 responses to this post.

  1. JARAK? ih rie saru… =P

    Reply

  2. ini cerita bersambung apa gimana?
    jalan jarak?
    yayayayaya…

    Reply

  3. dr: it’s just story… :p
    kakilangit: ceritanya ya cuma segitu, ngga ada sambungannya.. 🙂

    Reply

  4. wooo…..berarti dia juga jadi “itu” ya…. kasihan si silly…eh klo gak salah silly itu artinya bodoh ya?

    Reply

  5. iya, secara tersirat ceritanya itu 19 tahun yg lalu si bocah tersesat di suatu tempat yang akhirnya tempat itu juga yg membesarkan dia menjadi seorang ‘anu’ seperti sekarang..

    Reply

  6. anu, itu? aduh ini blog “begitu” ya?

    Reply

  7. hoe, kapan ‘jalan2’ ke sana lagi :p

    Reply

  8. weks…cukup sekali waktu dulu ntu aja deh ven, ngga2 lg… 😦

    Reply

  9. ah… rie malu-malu kucing ni yeee…. =P

    Reply

  10. Rie, biarin pembaca nyimpulin sendiri ceritanya.
    Kalo dijelasin nggak seru lagi…
    Sekali lagi..
    Flash!

    Reply

  11. tau nih, yg baca lemot2 smua…
    kn jd gregetan… :p

    Reply

  12. aku mengerti…
    hohohoho….

    rie…
    akirnya aku mengerti…
    huiiiii….

    lucu2…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: