saat dia mandi..

…siang itu, ketika matahari sedang asyik mencurahkan cahayanya, keringatku perlahan mulai bercucuran dan semakin mendekatkanku pada kondisi yang tidak nyaman, namun untungnya disediakan ruangan kecil yang bisa sedikit hindarkan kepalaku langsung dari panasnya matahari, walaupun sebenarnya kondisinya tetap tak jauh berbeda karena beberapa menit kemudian datang seorang anak muda bertubuh keceng didepanku yang seakan tidak sadar bahwa ia sedang melepaskan sedikit demi sedikit waktunya di dunia bersama setiap kepulan asap rokok yang dihembuskannya,
“mas..mas.., kalo siang begini disini itu memang sering berkabut ya?”, sambil celingukan tanpa sadar kalau aku baru saja mengibarkan bendera peperangan di area itu,
huff…andai saja aku bisa berceletuk seperti itu kalau saja tidak datang seseorang yang bertubuh besar berkulit hitam ikut ‘bunuh diri’ bersama anak muda barusan,
beberapa saat berlalu…
…dan aku masih disitu,
bersama ‘kabut’ yang memutih..
bersama penat yang mendayu..
dan pada saat-saat itulah dia datang, menyigapkan pandanganku, menggetarkan pikiranku dan membuatku lupa akan dia yang dulu.. perawakannya begitu proporsional, langsing..namun justru itulah yang membuatnya cantik dengan segala keindahannya..
“ah, andai saja dia milikku..”
lantas tiba-tiba seorang lelaki muda mengajaknya keatas stage dengan sigapnya, dan tanpa basa-basi ia pun langsung mengusapnya, membelainya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang bak di dunia hanya miliknya sendiri dan tidak ada yang melihatnya, setiap lekuk tubuh tak luput dari jamahannya, ia pun sesekali tertawa bersama rekannya yang juga berbuat hal yang sama tepat disebelahnya, namun aku..cuma bisa melihat dan berangan-angan, “fiuhh…”
dan beberapa saat kemudian…air mengalir disela lantai bersama busa-busa sabun yang terbuang, gemericik air terdengar begitu lembut ketika menyentuh tubuhnya, mengalir disela bentuk keindahannya sehingga terlihat jelas kecantikan asli seluruh tubuhnya, namun ku hanya bisa memandanginya dari kejauhan, keinginanku untuk memilikinya semakin dalam, membuat hati ini berkecamuk…

…miris,

“sudah mas..”, lelaki itu datang dan membuyarkan pandanganku yang sedari tadi tak bergeming sedikitpun..,
“berapa?”, tanyaku sambil merogoh kocek..
“lima ribu”, ucapnya datar.
kemudian akupun segera meninggalkan tempat itu dengan masih menyimpan keinginan hati yang kan tersimpan sampai nanti ketika aku melihat keindahannya lagi.
..Satria F150 Black-Orange Strip Edition.

——————————————————————
di sebuah tempat cuci motor di daerah semolowaru (surabaya)

Advertisements

5 responses to this post.

  1. sialan….
    kirain cerita jorok…

    Reply

  2. Iya sama, kirain cerita jorok. Tapi kok murah? 5000. Di mana si?

    Reply

  3. :))
    di daerah semolo yg kearah kampus2 itu lho…sbelah kanan jalan klo dari arah semolo..

    Reply

  4. deket rumahku juga 5 rebu kok.

    Reply

  5. Anu itu…
    kayaknya ada yang aneh waktu baca…
    Ternyata beneran.
    Wakakakaka….
    tertipu…

    baris ini yang mbuat cegek:

    namun ku hanya bisa memandanginya dari kejauhan, keinginanku untuk memilikinya semakin dalam, membuat hati ini berkecamuk…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: