Posts Tagged ‘huff’

cuma buat gw..

dapet dari blognya Eneng:

Blakangan ini gw jadi suka mrasa amaze sendiri..

Orang yang slama ini gw anggep ga mungkin bisa sesayang itu sama cw nya,,justru dia sayang banget..dan ternyata malah cowo yang gw pikir bakal stia,,ternyata dia nyebelin..

Dulu*mungkin ampe skrang*,,gw masih mikir klo orang yang ngeduain pasangannya brengsek abis, tapi ternyata biasanya mereka emang slalu menjerat orang yang benar,,*benar2 bejat atw bner2 bego mxdnya..haha*,,bukan2..mxd gw..ternyata para brengsek itu emang udah tau orang yang mana yang bakal mau jadi hts an mereka..dan yang mana yang harus diajak srius..hehe..Brarti kan intinya mereka sama2 ga bakal sakit ati karena kdua belah pihak sama brengseknya..

Hehe..

Coba deh..
Kan gw mengenal beberapa cowo yang bisa dikatakan sangat cuek skalii..

Gw pikir cowo cuek yang ga pernah nunjukin prasaanya itu atau jarang bales sms cw nya,,brarti dia emang mrasa kurang nyaman sama cw itu atw mungkin bahkan emang ga pduli,,atw udah bosen..

Dan btapa kagetnya gw,,pas tu cowo nyeritain ke gw usaha mereka untuk nyenengin cw nya tanpa harus diketahui dan btapa kawatirnya dia sama cwnya

Continue reading

salah ya?

“fiuh….”, untuk kesekian kalinya danu menghembuskan nafas jenuhnya…
entah mengapa semua orang seakan memandang aneh kepada danu, seakan-akan baru bertemu manusia dari luar angkasa yang seharusnya tidak berada didekat mereka, memang ada juga beberapa orang yang berbaik hati mengajaknya bicara, namun tetap saja danu merasakan aura tak ikhlas disana, entahlah..
“apa ya yang salah?”, pertanyaan itu tersirat lagi..
Memang secaraa sadar danu merasa bahwa dirinya bukan orang yang cukup peka dan mampu untuk mengerti setiap dinamika yang terjadi disekitarnya, meskipun ia termasuk orang yang melankolis..bukan berarti dia selalu mengerti apa saja yang dipikirkan orang lain terhadap dirinya.
“apa gara-gara itu?, apa karena ini? Apa memang bgitu?”, segala pertanyaan dilontarkan pada dirinya sendiri, danu terus mecoba menemukan beberapa sebab utama yang dirunutkannya berdasarkan sekuen waktu dan hubungannya dengan kehidupan sosial disekitarnya saat ini.
….
“apa iya karena itu? Ketika aku datang padanya disaat yang tidak tepat..”, danu akhirnya sedikit demi sedikit bisa meruncingkan segala alasan-alasan yang ia temukan dalam benaknya sendiri, sampai pada akhirnya memuncak menjadi sebuah pertanyaan sederhana

“apa salah ketika perasaan itu datang padaku dan itu ditujukan padanya?”,

sebuah pertanyaan yang danu pun tak sanggup menjawabnya, karena sepenuhnya sadar bahwa ia datang terlambat dan tak bisa berharap banyak. Danu yang kini memendam perasaan itu, hanya bisa mencoba hadapi kenyataan bahwa dirinya cuma bisa menunggu..hingga saatnya nanti,

ketika hati sudah memilih.